Ini adalah cerita horor tentang seorang anak perempuan malang bernama Helena yang mengidap penyakit misterius setelah pindah ke rumah barunya. Hingga setelah ia meninggal, ayah dan ibunya menemukan sesuatu yang sangat mengerikan yang menjadi penyebab anaknya meninggal. Cerita horor ini diadaptasi oleh Creepypasta disuatu situs horor terkenal.
Ada seorang gadis muda bernama Helena yang pindah bersama orang tuanya ke sebuah kota terpencil di selatan Eropa. Helena adalah gadis yang membutuhkan perawatan khusus karena ia adalah seorang tunarungu, bisu dan lumpuh.
Mereka menyewa rumah tua besar yang sudah dilengkapi dengan furnitur. Helena tidur di kamar tidur lantai bawah sementara orang tuanya tidur di lantai atas.
Setelah mereka tinggal di sana selama beberapa minggu, orang tua Helena melihat bahwa Helena menjadi sangat kurus. Sepanjang hari, kesehatannya menjadi lebih buruk dan semakin memburuk.
Beberapa lama kemudian, gadis malang itu didiagnosis mengidap penyakit misterius dan harus berbaring sepanjang hari di tempat tidurnya.
Dokter datang untuk memeriksa dan dia mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia menderita anemia (tekanan darah rendah). Yang dia butuhkan hanyalah istirahat, dan dia akan kembali sehat.
Namun, meskipun telah melakukan semua yang dianjurkan dokter, kondisi Helena terus memburuk dan semakin buruk. Kulitnya berwarna abu-abu dan pucat, pipinya cekung dan ada lingkaran hitam di sekitar matanya. Orangtuanya bingung dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Sementara Helena tidur di tempat tidurnya, ibu dan ayahnya berjalan mondar-mandir dengan gelisah, bertanya-tanya apa yang bisa menjadi penyebab penyakit misterius yang diidap oleh anak putrinya.
Hari demi hari dan jam demi jam, kesehatan gadis malang itu semakin memburuk. Dia begitu lemah, ia hampir tidak bisa bergerak. Dia sangat pucat dan tubuhnya sangat lemas dan kurus kering. Dia mulai mengalami halusinasi dan mulai ketakutan dan mengerakan mulutnya tak jelas walaupun tak keluar satu kata pun.
Akhirnya, beberapa hari kemudian, Helena kehilangan kesadaran lalu koma dan meninggal. Orangtuanya mengadakan upacara pemakaman dan menguburkan putri kesayangan mereka di pemakaman kota.
Sehari setelah pemakaman, Ibu Helena sedang membereskan selimut dari tempat tidur putrinya ketika dia melihat sesuatu di atas bantal. Di atas selimut bantal yang berwarna putih, ada bekas dua titik berwarna merah. Ketika dia mengambil bantal itu, dia merasakan bahwa bantal itu luar biasa berat, jadi dia memanggil suaminya untuk datang dan melihat hal itu.
Ketika kedua orang tua itu memeriksa bantal itu dengan teliti, Ibu Helena tiba-tiba menjerit. Dia merasakan sesuatu bergerak di dalam bantal tersebut. Ayah Helena mengambil pisau dan membuka bantal, mengeluarkan seluruh kapas yang berada didalam bantal itu.
Kedua orang tua itu menyaksikan dengan ngeri, sesuatu merangkak keluar dari tumpukan kapas, perlahan-lahan sepasang kaki berbulu bergerak keluar. Itu adalah laba-laba hitam yang mengerikan. Laba-laba itu memiliki tubuh yang besar, gemuk karena darah yang berada dalam perutnya.
Malam demi malam, ketika Helena berbaring di tempat tidur, secara diam-diam laba-laba berbulu ini telah menghisap semua darah dari tubuhnya dan dengan perlahan-lahan membunuhnya. Helena malang yang bisa berusaha memberi tahu ibunya. Namun gadis bisu dan lumpuh tersebut tidak dapat berbuat apa-apa.
Sungguh Helena yang malang.
Sungguh Helena yang malang.

0 komentar:
Silahkan sampaikan saran, kritik dan komentar anda terhadap postingan dan blog ini. Satu kata anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini