Minggu, 25 September 2016

Berikut ini adalah Kumpulan Cerita Horor yang mengisahkan tentang anak-anak kecil yang memiliki teman khayalan yang menyeramkan. Beberapa di antaranya diyakini sebagai cerita Pengalaman Horor Nyata dari penulisnya sendiri.

Kumpulan Cerita Horor Singkat - Teman Khayalan 1

 

Jenny Di Ruang Bawah Tanah

Kumpulan Cerita Horor Singkat - Teman Khayalan 1

Ketika aku masih berusia 4 tahun, ibuku dan aku pindah ke sebuah rumah kolonial yang besar yang dibangun pada tahun 1800-an. Ibuku selalu punya perasaan aneh tentang rumah itu. Ada sedikit bagian dinding di basement (ruang bawah tanah) yang berlubang dan kita tidak pernah tahu mengapa.


Ibuku mengatakan kepadaku bahwa segera setelah kami pindah ke rumah itu, aku tiba-tiba punya seorang teman khayalan. Suatu hari, tiba-tiba, aku mengatakan kepada ibuku bahwa aku baru selesai bermain dengan seorang gadis kecil bernama Jenny. Dia berpikir bahwa itu hanya sebuah permainan anak-anak biasa dan tidak menganggap itu hal yang serius. Aku mengatakan kepada ibuku bahwa Jenny ingin aku membiarkan kucing peliharaanku turun ke basement sehingga dia bisa bermain dengan kucingku. Ibuku membolehkanku untuk membiarkan kucingku pergi ke sana. Kucingku  tidak pernah datang kembali. Hal itu menakutkan ibuku.


Kemudian, beberapa hari kemudian, aku mengatakan kepada ibuku bahwa Jenny ingin aku turun ke basement bermain dengannya. Ibuku menolak dan mengatakan kepada aku untuk pergi ke lantai atas ke tempat tidur. Ketika aku terbangun keesokan paginya, ada bekas cakaran pada punggung dan kakiku.


Ibuku memutuskan untuk mencari tahu sejarah dari rumah itu. Dia menemukan foto tua rumah itu dan keluarga yang dahulu tinggal di sana. Dia menunjukkan kepadaku gambar dan bertanya jika aku mengenali salah satu dari mereka. Ada 7 gadis-gadis kecil dalam gambar dan, tanpa ragu-ragu, aku menunjuk ke salah satu dari mereka. Nama-nama dari semua anggota keluarga yang ditulis di bagian belakang. Gadis yang aku telah tunjuk bernama Jenny.


Ibuku merasa takut, karena ia telah menemukan bahwa gadis bernama Jenny telah turun ke basement pada satu hari dan tidak pernah terlihat lagi. Keluarganya tidak pernah menemukannya dan mereka pindah tak lama setelah itu.


Setelah ibuku tahu apa yang sebenarnya terjadi pada rumah itu, ibuku tidak tahan dan memutuskan untuk pindah rumah. Ketika aku berumur 18 tahun, ibuku memberitahuku semua tentang apa yang terjadi di rumah itu. Terkadang aku masih takut ketika aku berpikir tentang hal itu.


Kumpulan Cerita Horor Singkat - Teman Khayalan 2

 

Jangan Bilang Siapa-Siapa Namaku

Kumpulan Cerita Horor Singkat - Teman Khayalan 2

Keponakanku punya teman khayalan, tapi dia bilang dia tidak diizinkan untuk memberitahu siapa pun nama teman khayalannya. Dia mengatakan dia mengatakan bahwa setiap orang akan merasa takut jika mereka tahu namanya. Kami terus bertanya kepadanya, tetapi ia tidak akan pernah memberitahu siapa pun namanya. Kemudian suatu hari, ibunya dan aku berada di lorong rumah dan keponakanku tidak menyadarinya. Dia sedang berbicara dengan temannya khayalannya dan memanggil namanya. Sampai hari ini, setiap kali aku berpikir tentang hal itu, aku masih merinding. Nama teman khayalan keponakanku yaitu Lucifer.

Kumpulan Cerita Horor Singkat - Teman Khayalan 3

 

Wajah-Wajah Lucu

Kumpulan Cerita Horor Singkat - Teman Khayalan 3

Aku tinggal di rumah bibiku ketika aku melihat sepupuku yang berusia 4 tahun, yang bernama April, duduk di atas tangga. Dia membuat ekspresi wajah yang lucu. Aku bertanya kepadanya apa yang ia lakukan dan dia berkata, "Aku sedang mengikuti wanita yang rambutnya terkepang." Tidak ada seorang pun yang rambutnya sedang di kepang, jadi aku bertanya, "Dimana wanita itu, April?" Dia menunjuk ke ujung tangga. "Dan apa yang wanita itu lakukan?" aku bertanya. "Membuat ekspresi wajah yang lucu," jawab April. Aku hendak pergi ke lantai atas ketika April mengatakan sesuatu yang aku berhenti di trek aku. "Kepangnya ada di sekitar lehernya." Aku bertanya apa maksudnya. April menunjuk ke atas dan berkata, "Wanita menggantung dengan kepang rambutnya. Dia membuat ekspresi wajah yang lucu." Lalu April mulai membuat ekspresi wajah. Matanya melebar, mulutnya terbuka dan lidahnya mencuat keluar. Aku menyadari itu adalah wajah orang yang tercekik sampai mati.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Silahkan sampaikan saran, kritik dan komentar anda terhadap postingan dan blog ini. Satu kata anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini