Jumat, 15 Mei 2020

Creepypasta - Gadis yang Sempurna

Cerita Horor ini bercerita tentang seorang lelaki yang jatuh cinta kepada seorang gadis yang baru pindah ke sebelah rumahnya.


Suatu hari, seorang gadis pindah ke sebelah rumahku. Dia tinggal bersama ibunya. Ayahnya telah meninggal bertahun-tahun sebelumnya. Dia baru pindah ke kota ini dan merasa sulit untuk menyesuaikan diri. Meskipun kami berdua berasal dari latar belakang yang berbeda, ia dan Aku menjadi teman. Kami bukan teman yang sangat dekat, tetapi Aku sering mengunjungi rumahnya.

Saat Aku menatapnya, Aku tahu dia adalah gadis yang sempurna untukku. Sayangnya, dia tidak merasakan hal yang sama. Dia jatuh cinta pada anak laki-laki yang tampan dan percaya diri. Jelas bahwa Aku bukan tipenya, jadi Aku memutuskan untuk menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan perasaan cintaku kepadanya.

Dia tidak punya teman dan Akulah satu-satunya teman yang ia ajak bicara. Sering sekali dia akan mengeluh tentang hidupnya, memberi tahuku bagaimana ibunya selalu memukulnya, bagaimana gadis-gadis di kelasnya yang kejam dan mengucilkannya. Dia juga bercerita tentang seorang anak lelaki yang dia sukai. Sayangnya, lelaki itu sudah memiliki pacar yang populer di sekolah.

Ketika dia berbicara tentang masalahnya, Aku hanya duduk di sana dan mendengarkan.

Suatu hari, gadis itu berhenti datang ke sekolah. Ternyata itu karena dia tidak tahan lagi perilaku teman-temannya yang mengganggunya. Dia mengatakan kepadaku bahwa si gadis populer di sekolah telah mengetahui bahwa dia naksir pacarnya. Gadis populer itu dan teman-temannya akan mengganggunya setiap kali mereka melihatnya. Dia mengatakan bahwa mereka menyebarkan desas-desus keji tentang dia ke teman sekelasnya dan menyuruh teman-teman sekelasnya untuk menjauhinya.

Aku hanya diam dan mendengarkan ketika dia melampiaskan masalahnya.

Perilakunya mulai berubah setelah dia masuk SMP. Dia sering keluar malam-malam, mulai merokok dan minum alkohol. Aku mendengar gosip bahwa dia juga menggunakan narkoba. Dia jatuh ke pergaulan yang buruk dan bahkan pernah ditangkap oleh polisi.

Kehidupan rumah tangganya menjadi semakin buruk dan dia sering bertengkar dengan ibunya di tengah malam. Semua gadis di sekolah membencinya. Seseorang bahkan menulis grafiti di dinding rumahnya bertuliskan kata-kata mengerikan tentangnya. Seseorang bahkan meracuni dan membunuh kucing kesayangannya.

Akhirnya, gadis itu putus sekolah. Dia menjadi penyendiri dan mengunci dirinya di kamarnya. Dia jarang keluar bahkan untuk makan. Dia tampak pucat, sakit-sakitan dan kurus kering.

Ketika Aku pergi menemuinya, dia menolak untuk keluar. Walaupun begitu Aku terus mencoba menemuinya setiap hari. Setelah beberapa saat, gadis itu mulai terbuka dan berbicara kepadaku melalui pintu kamarnya yang tertutup. Dia bercerita kepadaku bagaimana dia jatuh ke pergaulan yang buruk dan menyesal telah melakukan semuanya. Dia menyesal telah keluar malam, minum alkohol dan bahkan menggunakan narkoba.

Dia memberi tahuku bahwa ia sudah tak tahan lagi dengan kehidupannya. Dia ingin mati dan dia mengatakan kepadaku bahwa dia telah mencoba bunuh diri beberapa kali dengan memotong urat nadi di pergelangan tangannya.

Sama seperti masa lalu, dia terus berbicara terus menerus dan Aku hanya mendengarkan. Setiap kali dia meminta pendapatku, Aku hanya mengangkat bahu.

Suatu hari, gadis itu mencoba bunuh diri. Dia naik ke atap sebuah apartemen dan melompat. Untungnya, bangunan itu tidak terlalu tinggi dan dia mendarat di semak-semak. Mungkin itulah yang menyelamatkan hidupnya. Namun, beberapa tulangnya kakinya patah dan harus dioperasi. Setelah selesai operasi, dokter mengatakan bahwa dia akan menghabiskan sisa hidupnya di kursi roda.

Ketika dia keluar dari rumah sakit, Aku pergi menemuinya. Dia berbaring di tempat tidurnya, tidak bisa bergerak dalam kondisi kakinya yang dibalut perban. Dia meminta maaf kepadaku berulang kali dan dia tidak bisa berhenti menangis menangisi kondisinya sendiri yang sekarang lumpuh.

Aku mencoba menenangkannya dan menghentikannya menangis. Aku memeluknya dengan canggung. Dia menangis di bahuku, seluruh tubuhnya gemetar. Aku mengusap pipinya dan menghapus air matanya.

Lalu Aku memegang kedua tangannya yang gemetar, Aku melamarnya dan memintanya untuk menikah denganku.

Dia terkejut, “Benarkah? Apakah kamu serius? Kau ingin menikah denganku?"

Dia tidak bisa percaya bahwa ada orang yang tetap mencintainya dalam kondisinya yang sekarang. Aku harus mengulanginya beberapa kali sebelum dia percaya bahwa Aku benar-benar bersungguh-sungguh ingin menikah dengannya. Dia menangis sangat keras, air matanya mengalir di pipinya. Aku mencoba meyakinkan dia dan mengatakan kepadanya bahwa Aku ingin menikahinya karena Aku  selalu mencintainya dari awal pertama kita bertemu.

Dia adalah gadis yang sempurna untukku. Aku mencintainya sejak pandangan pertama.

Bahkan ketika dulu dia mengabaikan perasaanku.

Bahkan ketika dulu dia terjebak dalam pergaulan yang buruk.

Bahkan ketika dulu Aku harus mendengarkan semua masalah bodohnya.

Bahkan ketika dulu dia mengunci dan bersembunyi di kamarnya.

Bahkan ketika dulu Aku memberi tahu gadis populer itu bahwa dia menyukai pacarnya.

Bahkan ketika dulu Aku menyebarkan desas-desus keji tentang dia ke teman-teman sekelasnya.

Bahkan ketika dulu Aku menuliskan grafiti ke seluruh dinding rumahnya.

Bahkan ketika dulu Aku meracuni dan membunuh kucingnya.

Semuanya itu Aku lakukan agar Aku bisa dekat dengannya.

Sekarang dia hanya bisa berbaring di tempat tidurnya, lumpuh, lemah dan tidak berdaya.

Sampai sekarang aku masih mencintainya.

Dia adalah gadis yang sempurna untukku.

Dan sebentar lagi kami akan segera menikah.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Silahkan sampaikan saran, kritik dan komentar anda terhadap postingan dan blog ini. Satu kata anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini