Kamis, 08 September 2016

Bake-Neko (化け猫 atau ばけねこ) adalah sebuah Legenda Urban dari Jepang yang menganggap bahwa kucing dapat berubah menjadi monster menakutkan.

Urban Legend Bake-Neko

Kucing liar maupun kucing rumah banyak ditemukan di Jepang. Ketika kucing bertambah tua, masyarakat Jepang percaya bahwa kucing-kucing tersebut bisa mengembangkan ilmu supernatural dan berubah menjadi monster.

Bake-Neko sama seperti kucing pada umumnya. Nantinya, Bake-Neko akan memiliki kemampuan khusus seperti berjalan dengan dua kaki belakangnya. Dan ketika mereka bertambah tua dan ilmu supernaturalnya berkembang, Bake-Neko bisa berubah menjadi sosok kucing raksasa atau menyerupai manusia.

Bake-Neko memiliki kemampuan berubah bentuk dan terkadang mereka bisa berubah menjadi seekor kucing yang lebih kecil atau sosok manusia. Bahkan terkadang bisa berubah seperti pemiliknya. Banyak Bake-Neko yang bisa mempelajari bahasa manusia. Bake-Neko bisa memakan apapun yang lebih besar daripadanya, bahkan sesuatu yang beracun tanpa kesulitan. Bake-Neko bisa memakan pemiliknya dan berubah menyerupai pemiliknya. Jika tidak bisa memakan pemiliknya, Bake-Neko bisa menimbulkan kutukan dan ketidakberuntungan pada pemiliknya.

Orang Jepang percaya bahwa Bake-Neko adalah jelmaan dari kucing yang hidup lebih dari 13 tahun dan memiliki berat lebih dari 3.75 kilogram. Salah satu tanda bahwa kucing kemungkinan adalah sosok Baka-Neko adalah ekornya yang tumbuh semakin panjang. Pada zaman dahulu, orang Jepang tega memotong ekor kucing mereka agar kucing mereka tidak berubah menjadi Bake-Neko.

Kisah Bake-neko yang terkenal melibatkan seorang lelaki yang bernama Takatsu Genbei, yang kehilangan kucing yang telah dipeliharanya selama bertahun-tahun tepat ketika kepribadian ibunya mendadak berubah sama sekali. Wanita tua itu menolak untuk makan bersama dan membawa makanannya ke kamarnya untuk dimakan sendiri.

Ketika anggota keluarganya penasaran dan mengintipnya, mereka melihat tidak ada yang mirip dengan sosok ibunya, melainkan makhluk seperti kucing raksasa dalam pakaian wanita tua tengah mengunyah bangkai binatang. Takatsu Genbei, walau benar-benar enggan melakukannya, akhirnya terpaksa membunuh sosok yang mirip ibunya itu. Sehari berselang tubuh sosok itu perlahan kembali ke wujud kucing peliharaannya yang hilang.

Tak lama setelah itu, Takatsu mencoba merobek alas tatami dan membongkar lantai kamar ibunya. Di sana, dia menemukan tulang belulang dan tengkorak ibunya telah terkubur selama beminggu-minggu.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar:

Silahkan sampaikan saran, kritik dan komentar anda terhadap postingan dan blog ini. Satu kata anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini